pengalaman berharga buatku ketika aku mendengarkan kisah-kisah sang malaikat ini. mimpi mereka tak besar, tak sebesar mimpiku bahkan aku anggap itu bukan mimpi. ketika mereka berucap " gak duwe tas kanggo sekolah " hanya pendidikan dan permainan yang mereka mau , mereka belum siap untuk mendengar hidup ini sebuah tantangan adek-adek kecilku.
Sabtu, 28 April 2012
melihat paham
sebuah mimpi ditempat yang terlihat asing olehku, bahkan aku anggap itu cuma sebuah kesunyian ketika aku berada disana , langkah dan tawa kecil mengusikku . apa yang aku lihat adalah kenyataan yang tak bisa kupungkiri aku melihat malaikat kecil bermain dengan mimpinya.
pengalaman berharga buatku ketika aku mendengarkan kisah-kisah sang malaikat ini. mimpi mereka tak besar, tak sebesar mimpiku bahkan aku anggap itu bukan mimpi. ketika mereka berucap " gak duwe tas kanggo sekolah " hanya pendidikan dan permainan yang mereka mau , mereka belum siap untuk mendengar hidup ini sebuah tantangan adek-adek kecilku.
melihat sisi lain disana ada adek yang slalu ada dalam pengawasanku ketika dia belajar , kata orang dia adalah iblis kecil yang tak bisa diatur. tapi ada seorang ibu yang berkat " arek iku orak ngerti kasihsayang mas".terhenti sejenak untuk memahami apa yang aku pikirkan slama ini tentang iblis kecil ini , aku dari dulu sadar bahwa dia tak pernah mendapat kasih sayang yang utuh dari orang disekitarnya. dia mencari perhatian dengan caranya mengganggu dunia sekitarnya sampai ada yang melihat bahwa dia sendiri .
pengalaman berharga buatku ketika aku mendengarkan kisah-kisah sang malaikat ini. mimpi mereka tak besar, tak sebesar mimpiku bahkan aku anggap itu bukan mimpi. ketika mereka berucap " gak duwe tas kanggo sekolah " hanya pendidikan dan permainan yang mereka mau , mereka belum siap untuk mendengar hidup ini sebuah tantangan adek-adek kecilku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar